Perhatian!

Tampilan Terbaik Blog, Gunakan Browser Mozilla Firefox dan yang mendukung script di blog ini

Blog ini Bersumber dari Wikipedia, Blog Lain, Website Lain dan Masih Banyak Lagi

Total My Blog

Website ini di lindungi oleh


Translate

Kamis, 24 Juli 2014

Spesifikasi Handphone yang Bagus, Kuat, Tahan lama, Asli dan Supercopy


Handphone Asli dan Supercopy
1.Kamera (Bedakan resolusi kameranya untuk Supercopy tidak sama dengan asli, Lihat gambar yang di hasilkan saat memfoto)
2.Fitur (Bedakan fitur pada handphone yang Asli dan Supercopy)
3.Prosesor (Bedakan pada prosesor karena prosesor untuk kecepatan handphone)
4.Kardus (Lihat perbedaan pada kardusnya, untuk kardus supercopy tidak ada logo hak patennya)
5.Battery (Pada battery supercopy tidak ada logo hak paten dari pembuatnya seperti Sein pada samsung)
6.Layar (Lihat kecerahan gambarnya, untuk supercopy lebih cerah dan gambar berbayang)
7.Imei (Samakan kode imei yang ada di kardus, belakang battery, Informasi handphone di pengaturan dan melalui *#06# karena kode imei di gunakan untuk informasi hp)
8.Layar saat di sentuh (Supercopy saat di sentuh akan terasa lag dan kasar)
9.Gunakan PC Suite pada hp masing-masing apakah terdeteksi atau tidak
10.Masih banyak lagi cara membedakannya

Mengenal Jenis Sertifikat Ponsel Tahan Air
Untuk membedakan menggunakan IP Code, IP Code singkatan dari Ingress Protection Rating dan di keluarkan oleh Internasional Electrotechnical Commission (IEC) untuk ketahanan handphone
Biasanya berupa kode ip dan diikuti dua angka di belakangnya seperti IP57 dan lainnya

Kode Angka Pertama
Kode angka pertama menunjukan tingkat ketahanan perangkat elektronik terhadap berbagai material padat seperti anggota tubuh, benda keras, debu dan lainnya.
Angka 0 atau X: tidak memiliki perlindungan sama sekali terhadap material padat.
Angka 1: memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 50 mm, seperti bagian belakang telapak tangan.
Angka 2: memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 12,5 mm, seperti jari tangan.
Angka 3: memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 2,5 mm, seperti kawat yang tebal, peralatan rumah tangga, dan lainnya.
Angka 4: memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 1 mm, seperti kawat, obeng, baut, dan lainnya.
Angka 5: memiliki perlindungan penuh terhadap material padat dan juga debu. Walaupun masih ada debu yang bisa masuk, namun jumlahnya tidak akan sampai mengganggu kinerja perangkat tersebut.
Angka 6: memiliki perlindungan penuh terhadap material padat dan juga mampu menahan debu secara keseluruhan.

Kode Angka Kedua
Kode angka kedua menunjukan ketahanan suatu perangkat elektronik terhadap resapan air.
Angka 0 atau X: sama sekali tidak memiliki perlindungan terhadap air.
Angka 1: memiliki perlindungan terhadap percikan air yang jatuh secara vertikal selama 10 menit dengan jumlah air yang sama dengan curah hujan sebanyak 1 mm per menit.
Angka 2: memiliki perlindungan terhadap percikan air yang jatuh secara vertikal ketika perangkat ini dimiringkan pada kemiringan 15 derajat selama 10 menit dengan jumlah air yang sama dengan curah hujan sebanyak 3 mm per menit.
Angka 3: memiliki perlindungan terhadap percikan air dari berbagai arah selama 5 menit dengan jumlah air 0,7 liter per menit pada tekanan 80¿100 kPa.
Angka 4: memiliki perlindungan terhadap guyuran air dari berbagai arah selama 5 menit dengan jumlah air 10 liter per menit pada tekanan 80¿100 kPa.
Angka 5: memiliki perlindungan terhadap semprotan air dari berbagai arah selama 3 menit dengan jumlah air 12,5 liter per menit pada tekanan 30 kPa dari jarak 3 meter.
Angka 6: memiliki perlindungan terhadap semprotan air yang kuat dari berbagai arah selama 3 menit dengan jumlah air 100 liter per menit pada tekanan 100 kPa dari jarak 3 meter.
Angka 7: mampu bertahan ketika dimasukkan ke dalam air sedalam 1 meter dalam jangka waktu 30 menit.
Angka 8: mampu bertahan ketika dimasukkan ke dalam air sedalam lebih dari 1 meter dalam jangka waktu yang ditentukan oleh manufaktur.

Jenis2 Tipe Layar Handphone
1.Layar Monochrome (monokrom/hitam-putih) (Layar ini terlihat sangat jelas di handphone – handphone lama yang hanya hitam putih. Walaupun sangat jadul tetapi ada satu kelebihan dari layar ini yaitu ketahanan konsumsi daya yang dapat menghemat baterai handphone)
2.Passive-Matrix Color Display (Layar berwarna yang merupakan pengembangan awal dari layar monochrome ini juga sempat populer di masa jaman hp nokia dulu)
3.LCD (Liquid Crystal Display) (Layar tipe ini sudah sangat umum digunakan di berbagai macam alat elektronik yaitu monitor komputer, Televisi dan yang pasti adalah Handphone. Layar ini memang tergolong bagus di masanya dengan rendering warna yang menarik tetapi di bawah sinar matahari layar jenis ini akan terlihat memudar)
4.TFT LCD (Thin Film Transistor Liquid Crystal Display) (Layar TFT sering disebut juga active-matrix LCD. Layar ini dapat menampilkan gambar yang kaya warna tapi mahal. Dan permukaannya sensitif terhadap sentuhan. Selain itu layar ini tidak cocok untuk tampilan yang eksak seperti misalnya untuk CAD. Kualitas dari TFT LCD ini bervariasi tergantung dari masing masing device. Salah satu produk yang memakai layar ini adalah Google Nexus 7)
5.IPS (In Plane Switching) (IPS merupakan produk pengembangan dari LCD yang mempunyai berbagai kelebihan seperti menampilkan warna akurat dan konsisten dari berbagai sudut penglihatan tanpa adanya blur. LG G2 adalah salah satunya produk yang memakai layar jenis ini)
6.Retina Display (Layar ini menjadi fenomenal semenjak Apple memperkenalkan layar jenis ini di berbagai produk Apple seperti iPhone, iPad. Layar ini mempunyai kepadatan layar yang sangat tinggi sehingga dengan mata tidak akan terlihat dengan jelas perbedaan pixel yang kentara di layar jenis ini. Layar jenis ini mampu menghasilkan sampai 1,136×640 pixel resolution)
7.OLED (Organic Light Emitting Diode) (Layar ini tidak membutuhkan backlight yang dapat menekan penggunaan daya dan menghasilkan warna hitam yang lebih tajam dari biasanya. OLED menghasilkan  warna yang tajam, sudut penglihatan lebih luas, peningkatan brightness dan konsumsi daya lebih efisien)
8.AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) (Pengembangan dari layar OLED ini memang menjadi produk andalan Samsung yang disematkan ke smartphone terbaik mereka. Kelebihan dari layar jenis ini adalah rasio kontras tinggi dan lebih efisien dalam konsumsi dayanya)
9.Super LCD (Sebagai pengembangan dari LCD, S LCD tidak memiliki gap udara antara lapisan luar dengan elemen layar bagian dalam. S LCD juga lebih efisian konsumsi dayanya dibandingkan beberapa jenis layar LCD yang lain)
10.ClearBack (Nokia sebagai basis pengembangan layar ini, dan memiliki  kemampuan superior di luar ruangan, alias mudah terbaca meskipun diterpa sinar matahari)

Pelindung Layar Handphone
1) Oleophobic Coating
Oleophobic Coating, yaitu sejenis lapisan yang ditambahkan pada permukaan kaca agar tidak mudah tertempel minyak atau kotoran dari jari. Type ini juga tahan terhadap goresan.
Contoh Smartphone yang memakai Oleophobic Coating :
Huawei U8800 Pro
Samsung Galaxy Nexus I9250
Samsung Google Nexus S
Sony Xperia Tablet S

2) Scratch-Resistant Glass
Scracth-resistant glass itu sejenis lapisan yang melindungi layar dari goresan-goresan ringan. Dan sesuai dengan namanya, lapisan tersebut akan membantu mengurangi efek goresan pada permukaan layar sehingga cukup menolong supaya
layar nya tidak mudah baret
Contoh Smartphone yang memakai Scracth Resistant Glass :
Huawei U8800 IDEOS X5
Samsung I9103 Galaxy R
Sony Ericsson Live with Walkman
Sony Ericsson Xperia Arc
Sony Ericsson Xperia Neo
Sony Ericsson Xperia X10 mini
Sony Ericsson Xperia X10 mini pro

3) Gorilla Glass 1
Gorilla Glass melindung layar dari gangguan dari luar bahkan saat terjatuh sekalipun menjadi lebih minim kerusakan. Teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan manufaktur kaca bernama Corning yang berbasis di Amerika. Pabrik pembuatan kaca Gorilla Glass sendiri terletak di Harrodsburg, Kentucky Amerika dan di Shizuoka, Jepang. Gorilla Glass juga sanggup menghadirkan layar dengan ukuran yang terbilang tipis, yaitu berkisar antara 0,5 mm hingga 2 mm. Meski tipis dan terasa ringan, tapi tidak mengurangi kekuatannya.
Ukurannya yang tipis membuat Gorilla Glass tidak akan mengurangi respon sensitif pada layar sentuh. Keunggulan lain dari Gorilla Glass, yaitu bahannya mudah dibersihkan. Misalnya terhadap sidik jari, minyak atau debu, dan tanpa meninggalkan goresan. Gorilla Glass juga mengklaim ramah lingkungan, karena tidak terbuat dari bahan besi berat yang bisa membahayakan lingkungan. Gorilla Glass juga mampu menyuguhkan tampilan layar yang jenis dan tajam, sehingga ideal bagi gambar HD (High Definition) dan 3D (3 dimension) Dengan beberapa kemampuan yang dimiliki Gorilla Glass, bisa jadi penggunaan perangkat elektronik berlayar Gorilla Glass dapat lebih bebas. Tanpa terlalu khawatir sesuatu terjadi pada bagian layar.
Bukan berarti Gorilla Glass tidak bisa pecah. Jika diperlakukan kasar dengan benda kuat maka bisa pecah. Jadi Gorilla Glass lebih cenderung memberi rasa aman pada penggunaan sehari-hari. Corning Gorilla Glass sudah digunakan oleh lebih dari 20 merek ternama, ratusan jenis perangkat elektronik dengan lebih dari 200 juta tipe
Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass 1 :
Samsung Galaxy S
Samsung Galaxy S II
LG Optimus L7
HTC Desire S
LG Optimus 2X

4) Gorilla Glass 2
Corning Gorilla Glass 2 mengalami pengurangan ketebalan sebesar 20 persen namun tetap mempertahankan ketahanan sama seperti generasi sebelumnya. Ini artinya para produsen elektronik dapat membuat device lebih tipis dengan sensifitas layar sentuh yang lebih baik tanpa perlu khawatir akan mengurangi kualitasnya. Saat diuji langsung dengan menggunakan alat khusus ternyata Gorilla Glass 2 dapat menahan tekanan sampai 120 pound (54.43 kg) tanpa sedikit pun mengalami kerusakan (retak / pecah. Dengan Gorilla Glass 2 yang lebih tipis, vendor smartphone dapat leluasa mendesain perangkatnya menjadi lebih tipis lagi.
Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass 2 :
Asus Transformer Pad Infinity Asus
HTC DROID DNA
HTC One
HTC One SV
HTC One X+
Huawei Ascend P2
Lenovo K900
LG Optimus G LG
LG Optimus L9 P769
Motorola RAZR M XT905
Oppo Find 5
Optimus 3D Max P720
Samsung Galaxy Camera GC100
Samsung Galaxy Note II N7100
Samsung Google Nexus 10 P8110
Samsung I9300 Galaxy S III

5) Dragontrail Glass
Dragontrail Glass merupakan produk dari Asahi Glass . Dragontrail boleh dibilang teknologi anti gores yang sangat kuat Dragontrail mampu menahan beban sampai dengan 60 kg dengan ketebalan kaca yang hanya 1 mm. Dragontrail ini juga memiliki kekuatan 6 kali lebih tangguh dibandingkan layar ponsel kebanyakan. Dalam suatu video demo, Asahi Glass menguji ketahanan gores dan benturan, dengan dijatuhkan. Bahkan, Dragontrail mampu melewati uji tekuk (bending) dengan beban 60 kg dan pukulan palu, tanpa mengalami retak/pecah.
Contoh Smartphone yang memakai Dragon Trail Glass :
Sony Ericsson Xperia Active
Xiaomi MI2
Sony Xperia Z
Alcatel One Touch Idol X+

6) Gorilla Glass 3
Gorilla Glass 3 jauh lebih kuat dibandingkan dengan generasi sebelumnya dan lebih tahan terhadap goresan hingga 3x lipat dibandingkan dengan Gorilla Glass 2. Selain itu jika goresan tetap terjadi, pada Gorilla Glass 3 goresan terlihat lebih halus sampai dengan 40% dibanding generasi sebelum. Corning membubuhkan fitur terbaru di Gorilla Glass 3 dengan sebutan Never Damage Resistance. Fitur ini memungkinan layar smartphone tetap mulus dan tetap utuh mesti terjatuh sekalipun. Meskipun akhirnya tergores, Corning mengklaim hanya 40 persen saja yang terlihat mata telanjang.
Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass 3 :
Samsung Galaxy S4

Note: Kemungkinan beberapa tahun kedepan Smartphone Android akan menggunakan layar Safir (Via : Detiknet) yang memiliki ketangguhan 3x lebih baik daripada Gorilla Glass dan juga 3 x lebih tahan gores. Untuk sementara ini pelindung dari Safir dipakai di lensa kamera Apple iPhone 5

0 komentar:

Danger
Force
Ryder